Jumat, 29 Oktober 2010

Mr.O-Matic and Mr.Li'l Bluey



I'm nerd but I'm cool. Nerd isn't mean I'm weak, eh?
Welcome to my show:

Math-e-matic


With me, Mr.O-matic who loves mathematics :)





When Mr.Li'l Bluey met the Mr.Li'l O-matic above!

Seems so weird but funny to see :)

The blues comes together with the matte like a coffee and slurpee *yippie*






Hello, this is me are you looking for?

I'm Mr L'il Bluey who saw beautiful sunshine everyday

My big eyes makes me sees the world clearly, amazing! haha

Selasa, 26 Oktober 2010

26 = 15

Hari ini jelas berbeda bagi saya. Diawali dengan sedikit keresahan akan suatu janji di tengah malam, hingga hidung yang berair (ini jangan dibayangkan) saya merasa semakin kaya hari ini. Ya, kaya!

Bukan kaya akan harta, karena dalam celengan kuning saya hanya terdapat kumpulan koin 500-an dari berbagai tahun dengan jumlah yang menggunung.

Bukan kaya akan popularitas, karena saya tetap invisible haha
Buktinya nulis nama saya saja masih banyak yang korup! Masa Pingkan jadi Pinkan?


Kembali pada sebuah janji-yang-membuat-resah itu, pada malam hari ketika mata ini mulai dipejamkan perlahan, hp saya bergetar. Ternyata ada 1 panggilan! Wuah, siapa gerangan? haha. Jadi ternyata saya tak jadi tidur! Ternyata janji itu sudah dipenuhi :)

Saya mendapatkan 2 hadiah sekaligus malam itu, mengingat ternyata hari telah berganti menjadi Selasa, 26 Oktober 2010. Sungguh saya sadar kalau saya sudah 1 tahun lebih tua sekarang umm 15 tahun (y). Jadi saat itu (tengah malam) saya mendapatkan hadiah ucapan selamat dan konser musik gratis hehe :D

Hmm setelah puas dengan lagu-lagu yang dibawakan dan puas untuk (meet-and)greet dengan si penyanyi akhirnya saya kembali memejamkan mata (kali ini beneran dan berhasil!) mengingat bahwa dalam beberapa jam ke depan saya harus masuk sekolah.


Sesampainya di GREat NIne TwO (GRENITO) tercinta saya diteriakki layaknya maling yang ketahuan mencuri ooooow :O


http://www.emocutez.com

Tapi rasanya senang sekali bahwa masih ada yang mengingat tanggal kelahiran kita. Memang mungkin tidak terlalu penting dibahas, tapi buat saya "ucapan selamat ulang tahun" lebih berharga dari kado lainnya di saat anda berulang tahun! Karena orang yang memberi kita ucapan itu pertanda bahwa mereka peduli dan masih mengingat hal-hal kecil tentang kita :D


Dan saya sangat menghargai the special one umm first one (actually everyone) who were giving me "Happy Birthday" for the first timw in 26th October :) timer :D

Lah lanjut aja lah ya, hari ini banyak banget gado-gadonya. Mulai dari konser pagi buta, teriakkan di pagi hari, sampai siraman air hujan dan air mineral dari schoolmates terutama Eugenia Claudia, Maria Adelina dan Monica Kristiani yang dengan semangatnya menghantarkan saya pada ke-basah-kuyup-an diguyur hujan dan Elvina Meliantha serta Faustina Dian yang ikut menyumbangkan air mineralnya untuk saya hahaha ngeselin sih memang tapi terima kasih, love you all!
http://www.emocutez.com

I wish...
  • I can be more patient and calm..
  • Always optimistic and cheerful everyday..
  • Being accepted in Sancta Ursula SHS or Gonzaga College next year..
  • 4/4 and still looong looooooong again hehe..
  • Improve Mathematics, IT, and English scores for next test..
  • I have a time to do blogging like now..

Intinya hari ini saya kaya akan pengalaman seru, random dan saya harus memulai untuk melangkah menjadi lebih dewasa dalam bersikap dan berperilaku :)

Jumat, 22 Oktober 2010

ZPK

Good night. This is my fast updates! Actually I wanna added some photos here but the connections has something terrible so maybe tomorrow I'll back again for edit this post (hehe).

Umm.. ZPK? Oh yeah that's a name. 9 years old. She is funny, criticism-holic, and talkmore. If I must describe her in one word I'll describe her with: RANDOM hahaha :P

Seriously, she is a random person. And i love her :)

Today is her 9th birthday. So..


Bahasa Indonesia mode: ON

ZPK itu orangnya lucu, seperti layaknya anak-anak lain yah.. dia itu masih polos.T api jangan salah, ini anak satu ngeselin banget kadang. Tukang kritik. Apa-apa dikomentari (kadang bermajas loh hahaha) . Ngeselin pokoknya kalau udah keluar naluri 'kritikus'-nya itu.

Dia dulu juga jutek banget. Kalau orang ngajak dia ngomong pasti nggak bakal digubris, syukur kalau dia ngasih respon, yang yah walaupun sedikit tak ada bedanya dengan tidak menjawab. Toh, dia cuma jawab:
  • "Yaudah sih.."
  • "Terus kenapa?"
  • "Biarin.."
  • "Ter-se-rah"
Yah kurang lebih seperti itu lah.. ngeselin nggak tuh kalau lagi diajak ngobrol serius malah ditanggapi kaya gitu? Yah.. harap maklum sajalah, anak kecil <---- kalimat permakluman ala ibu-ibu

Gue pun sempet berpikir:
Mungkin calon kritikus itu jutek kali ya?
(Oke gue rasa ini udah mulai ngawur nih gue)



Ok ini salah satu aib dia: make jaket gue yang kegedean banget
gue pake aja masih kegedean apalagi dia :P



Fanya itu paling anti difoto, dia punya statement:
"Ngapain sih foto-foto? Pamer aja.."
wkwk masih polos wkwk




Kaya apa yang udah gue bilang, dia itu random!
Tuh liat kaga nyadar gue foto hahaha



Dia juga seru banget orangnya, bisa gue ajak nyorat-nyoret bareng hehe. Bahkan menurut gue dari serail Li'l Mr.Huha yang gue bikin gambar dari dia jauh lebih lucu dibanding punya gue hahaha.

Ok dia juga random (kayanya gue udah ngomong deh) umm... suka ngeledekin orang loh. Terus meneliti hal0hal aneh kaya memanggil sesorang dengan sebutan io akibat menghilangkan huruf mati dari nama orang itu!

Terus yang bikin gue makin iri ya, dia itu punya style-fashion yang casual. Emang kakaknya? Apa aja juga gue pake asal nyaman hahaha. Terus nilai dia itu selama kelas 3 ini (sekarang dia kelas 3) paling rendah 80! Bayangin tuh!? ck malu gue tapi bangga banget hehe :)

Dia itu kalau makan milih-milih. Sampe sekarang gue masih ga ngerti dia demen makan apa, gonta-ganti mulu -___-

Yah pokoknya banyak banget deh kalimat yang bisa mendeskripsikan dia tapi pasti ga bakal selesai post ini hahaha jadi ya sekian dan terima kasih (?)



Happy Birthday Zefanya Patricia Kosijungan :*

Kamis, 21 Oktober 2010

Ballad for The Messy Room



When I woke up,
Seems so weird and messy. Freak but funny to see.


When I woke up,
All that things fillin' my eyes. Like a spectra spreading my mind.

When I woke up,
The pinky clock caught my eyes.

Remembering me to get up from my bed.


tok tik tok tik tok


Hey, it's 10 o'clock?
In the night?

God bless...


I just woke up.
Get up from my bed.
Saw my surroundings.


Then finally I know that i woke up in the night
so I can sleep again until tomorrow
morning :)


But I can't.
I just admiring my surrounding.
Eye-catching? Umm..


The pink clock still hanging in the wall.
Some photos and the artworks also hanging in the wall, accompanying tik-tok-machine.

The desk full of papers, kits, and some (un)branded things.
A cupboard with funny Sponge-Bob pin-up.
Books and pencils also straggle there. Uh!
Fill the desk and seems so messed up..

Then:

I close my eyes.

I try to sleep.

Leave all the things what i saw before.


And now I'm gonna leave from here to entering the picture above.

Good night :)


______________________
Photos: my bed room

Selasa, 19 Oktober 2010

TERSERAH

Masalah 1

Q: Kok lo nge-junk di blog lo sendiri sih?

A: Sebenernya gue ga mau nge-junk di blog gue sendiri. Tapi ya terserah gue kan?


Masalah 2


Q: Gue mau makan tapi bingung antara makan kue atau nasi, padahal bentar lagi gue olahraga. Menurut lo gimana?

A: Ya.. terserah lo aja itu, kan yang makan lo.


***

Lihat kata berwarna merah di atas? Ada dua kan? Nah sebenernya kedua kata itu sama. Baik secara penulisan atau pun arti dari kata tersebut, kalau kita hanya membaca satu kata itu saja tentu memiliki arti yang sama.

Tapi coba perhatikan kedua masalah di atas! Kalau dibaca dan dicermati baik-baik pasti bisa terkesan beda maknanya.. padahal sama-sama mengekspresikan tanggapan/respon.

Gini nih..

Jadi kalau di masalah 1 itu situasinya menyangkut diri kita sendiri.
Ketika ada orang bertanya pada kita dan kita menjawab dengan kata terserah
(sehalus apa pun cara kita mengucapkannya)
Akan terkesan sangat egois.


Kenapa?

Karena saat itu juga ketika kita menggunakan kata terserah kita seolah-olah menggunakannya untuk menyanggah apa yang orang lain pikirkan terhadap sesuatu yang terjadi pada diri kita. Kalau dari masalah satu sih gini:
  • Orang lain itu kan simpati dengan kita dan bertanya mengapa kita nge-junk di blog kita sendiri, berarti kan secara tidak langsung orang itu peduli sama kita sampai-sampai dia mempertanyakan hal yang janggal tentang postingan blog kita.
  • Tapi karena kita menjawab terserah bisa jadi orang lain berpikiran kita tuh sombong banget ga mau menghargai tanggapan atau pendapat orang lain, jadi kesannya di sini kata terserah itu menunjukkan keegoisan kita.
  • Egois? Semua orang wajar kok egois karena memang dasarnya manusia memiliki sifat egois sejak dilahirkan. Tapi kalau egoisnya berlebih itu yang tidak baik.

Kalau dalam masalah 2 beda lagi nih
Kata terserah itu jadi seolah-olah menunjukkan sikap cuek kita yang masa bodo
Yah egois juga sih sebenernya


Kenapa?


Karena saat itu juga kata terserah mengekspresikan kalau kita tuh ga mau peduli dengan masalah orang lain yang sebenernya orang itu butuh saran/pendapat kita. Yah walau mungkin kita nggak bermaksud seperti itu (mungkin maksud aslinya ingin memberi kebebasan pada si empunya pertanyaan) tapi tetep aja kurang sopan kalau cuma bilang terserah, apalagi kalau nggak di kasih sedikit komentar. Misalnya lo bilang,

"menurut gue sih lo makan nasi aja soalnya kan abis ini lo mau olahraga tapi ya terserah juga sih.."


Dengan lo ngomong kaya gitu pasti orang yang nanya ke lo seneg deh soalnya lo mau care dan yah bisa dibilang mau mikirin lo, ngebantu lo, dengan hal sekecil itu. Percaya apa nggak, banyak kok orang di luar sana yang masih menghargai pendapat orang lain.. sekecil apapun pendapat yang lo kasih itu! Yah masalah keputusan dia itu sejalan sama pendapat lo apa nggak itu sih urusan belakangan.. yang penting lo udah mau ngebantu orang itu.

Pernah terpikir ga sih kalau orang minta pendapat kita itu kenapa? Terus kenapa nanya nya harus sama kita? Kenapa nggak ke orang lain aja?


Apalagi kalau sampe ada orang yang nanya ke kita tuh sampe berulang kali karena kita nggak ngejawab atau ngasih jawaban yang nggak sesuai harapan dia (iya/nggak bukannya terserah)

Itu artinya kita berarti banget bagi orang itu. Keberadaan kita diakui dan disadari. Yang terpenting kita itu dihargai :)

Orang itu percaya dengan kita, dengan pendapat kita dan pemikiran kita. Bisa juga dibilang kalau kita tuh bisa diandalkan bagi mereka. Bangga kan kalau lo bisa jadi kebanggan orang lain? Dianggap sebagai orang terpercaya apa nggak senang? Namun sayangnya kadang kita ga peka sama hal-hal sesepele ini. Mungkin bagi kita orang itu nyusahin aja karena mempertanyakan hal yang sepele banget dan kayanya ga ada hubungannya deh dengan kita. Atau lo mikir, itu kan dia yang bakal jalanin pasti dia lebih tau lah mana yang baik buat dia jadi ya coba jawab sendiri aja bisa kan?

Nah, kalau lo berpikiran gitu lo rugi!

Lo udah membuang kepercayaan orang itu.
Lo udah mengecewakan orang itu.
Lo udah berhasil mengasah sifat egois lo
Congrats for your failure way to be a good friend!

Nah nggak mau ngecewain orang lain kan?
Kurangi merespon dengan kata terserah dan coba untuk lebih peka :)

Eh eh gue belum buat PR nih sebenernya, main posting blog aja ya haha #curcol? hahaha :P
Duh kok jadi ngebahas soal terserah sih? Kenapa deh lo Ping? Ping? hahaha.. dan jawabannya:

T-E-R-S-E-R-A-H-!

Eh coba lo hitung deh ada berapa kata terserah di postingan ini?
hahaha
wkwk yah blablabla wkwk

Night all, wanna do my home work asap so see ya ;)

___________________
enjoy your day reading :)

Jumat, 15 Oktober 2010

Ocehan Pagi - Filsafat?

Pagi ini pagi yang baru, selamat pagi ...
Jelas hari ini merupakan pagi yang baru, setiap hari kan baru! haha
http://www.emocutez.com

Nevermind, tidak penting juga memperdebatkan hal sesepele dan se-tidak-jelas itu. Ngomong-ngomong soal 'memperdebatkan' dan 'hal sepele dan tidak jelas' gue jadi teringat akan buku yang sempet gue baca semalam. Judul bukunya Pengantar Filsafat.


Dari judulnya aja sebenernya udah bisa ketebak bahasannya apa. Yang jelas ini bukan buku fiksi jadi ya sarat akan ilmu pengetahuan.. dibilang ilmiah bisa, lah. Oh ya statement gue di kalimat akhir barusan itu bukan men-judge kalau buku fiksi itu nggak sarat ilmu pengetahuan, banyak kok buku fiksi yang sarat pengetahuan cuma bedanya ya kalau buku non-fiksi lebih jelas dan tuntas dalam mengupas suatu permasalahan/ide pokok pembahasannya. Jadi, pembahasannya jauh lebih akurat dan mendalam dan disertai dengan fakta yang aktual.


Baru paragraf 2 aja udah mulai berasa jadi guru Bahasa Indonesia, ya ampun haha
Yah intinya itu buku non-fiksi gitu deh
[titik]



Dalam buku itu dipaparkan kalau yang namanya filsafat itu merupakan suatu kegiatan berpikir yang rasional, sistematis dan ... *jleb* maaf saya lupa hehehe.


Intinya ya, filsafat itu merupakan cikal bakal yang namanya ilmu pengetahuan. Kalau kalian masih ingat tentang Hukum Pascal di pelajaran fisika; diagram Cartesius di pelajaran matematika; Hegel, Imanuel Kant dan John Locke yang namanya hampir selalu muncul di pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (yah.. khususnya sih pas bahasan ideologi atau hal-hal berbau tata negara dkk itu lah). Nah bisa dilihat sendiri itu baru segelintir ilmu yang kita dapat di sekolah sebagai hasil dari filsafat.


Blaise Pascal dengan hukum Pascal-nya, Rene Descartes dengan diagram Cartesius-nya, John Locke dkk dengan asumsinya terhadap hakikat negara, politik, dan hukum. Ada banyak lagi di luar sana tokoh-tokoh (filsuf) yang hasil pemikirannya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan ditanamkan melalui materi pembelajaran di sekolah.

Hey, kenapa jadi membahas filsafat gini? hahaha ok jujur gue ada sedikit umm nggak sedikit sih tapi yah lumayan banyak lah ketertarikan terhadap ilmu filsafat itu. Terlihat seru! Eh eh tulisan gue tentang filsafat di sini memang rada berantakan, jadi nanti gue bikin posting baru deh tentang apa itu filsafat dan pengaruhnya dalam kehidupan kita :)

Selasa, 12 Oktober 2010

Sepulang Retreat - 1 Oktober 2010

Sudah lama tak jumpa. Sudah lama tak update. Ya.. maaf. Sudah selama ini saya pergi dari TimeMachine dan saya merasa sangat rindu :(

Hey, ini sudah bulan Oktober! Yap dan saya senang sekali hehe. Banyak planning bulan ini. Dan seperti yang saya post-kan di posting sebelumnya kalau saya baru saja pulang retreat di awal Oktober 2010. Tepat pada tanggal 1 bulan 10 tahun 2010. Ya, memang tidak terlalu penting tapi ya.. biarlah abaikan jika kalian ingin haha.

Ok ada sedikit kenangan yang cukup menyita perhatian saya selama retreat. Mungkin tidak terlalu penting untuk kalian tapi ini sangat penting bagi saya :D


Selama di Gadog (tempat saya retreat di Pondok Susanto persisnya) saya bermain guling-gulingan di atas rerumputan *maaf norak*



wanna try? one time isn't enough :D




Tired with rolling on the green grasses and papparazzi got thiis pict! Ouch :O
(ki-ka: pingkan - risti)



Tampang aib saya setelah lelah bermain :))




Perjuangan Grenito ;)
  1. Gue berangkat dan pulang dengan bus 2 yang dihuni oleh anak-anak Grenito no absen 1-23 (saja) yang lain pada ngungsi entah di bus berapa hahaha.
  2. Sekamar dengan risti, ina, dan mega di Flamboyan 3 (deket ruang makan loh hahaha).
  3. Main bola sampe keringetan (dan ada yang ngira saya habis mandi karena bajunya basah sangat-amat-teramat-sangat (?) haha.
  4. Kelompok meja makan 7 yang selalu ribut dengan berbagai insiden yang membuat selera makan menghilang drastis tapi asli bikin ngakak (Ani, Thomson, Valiant, Iel, Delin, Ribka, Veni, Bella, Yosua, hmm satu lagi siapa ya lupa hehe maaf) seru banget :))
  5. Ada io io io io io dan io lagi-lagi-lagi dan lagi setiap mata ini menangkap bayangan untuk diteruskan ke retina woo-hoo puas banget 3 hari 2 malam menatap ioou hehe :P


Ini dia yang namanya Pak Frans (kiri) dan Pak Nick (kanan)
haha ehek-ehek :P

Pokoknya retreat itu cukup berkesan dengan pembawaan materi refleksi dari Pak Frans Lim & Associates yang tenar dengan "ehek-ehek"-nya yang imut gitu deh hahahahaha......

Belum lagi ya pemandangan di sana bagus juga, adem iya, dan homey banget. Sayang waktu itu gue ga sempet bawa kamera - unyu ah :3


Yah kangen banget lah retreat waktu itu seru dan banyak hal yang tertanam dalam diri gue ini. Semangat baru untuk menghayati hidup sebagai citra-Nya yang peduli :)


______________________
All photos by
Anastasia Kriswulandari

Selasa, 28 September 2010

3 in 1

Hoo-lala! Yeah I'm really miss this kinda funny-weird-freak time machine! Umm I've gone for 2 weeks (I guess) and within that 2 weeks, actually I have so many experience and argument about my life and the surroundings.


This post i called 3 in 1 because in this post i tell you 3 stories in one post :)


If I can restart that 2 weeks maybe I was created this post like this :


Senin, 13 September 2010
The Third Trip

Wuaah.. It almost 7 p.m. here. Feel so tired and wet (haha). My green jacket was allowing rain to fall in me. Sooo? Yeah, I'm wet! Stopped taxi, walk alone with rain drops accompanying me, and finally … I arrived at home safely :)

Yea! I'm happy, thankful, and I wanna watch that movies again!

Movies?

Okay, let me explain about my activity today and why I've arrived at home wetly in the evening.

So, today I've a plan with my friend and best friend *HUHA* to watch some movies in our favorites (cheap and chic) cinema. We were make this plan from long and loooong time ago. Yeah we met at somewhere at 11 a.m. then we was going to the cinema by taxi.

Yeah.. 11.30 a.m. we arrived there! That's my third trip with them *HUHA* and at the same destination to do the same activity with the same person we did it like the 2 trip before! Actually the films will starts at 12.45 and 14.30 p.m. umm watch back-to-back Indonesian films in the same day hahaha. So we used the about 1 hour free time to talking and playing at the bridge hahaha. FYI, in front of the cinema we can see a bridge and we always used our free time before watch movies there for enjoying time at the bridge :D

Maybe it's sounds really (really) weird! But, trust me, that's so fun and you can counting how many people used that bridge within 1 hour hahaha. We did it! And the result is 31 people OH YEAH hahahaha xD

Umm ready to watch! First movie is "Sang Pencerah" a film by Hanung Brahmantio. The story is about Ahmad Dahlan and his way to make Muhamadiyah at Indonesia. Overall i think i love this movie, the story, effects, background-setting all nice :D



And for the second movie is "Darah Garuda", the 2nd section of the "Merah Putih" trilogy. The story in this movies is about war to reach the freedom of Indonesia in 1945 :) Same like the movie before, i love this movie to. The epic story is soo interesting and li'l bit funnier than the first one.



Hey, look! Between two pictures above, you can see a the same face in the middle of each picture. Have you found it? Same people in different movies and character. And i've watch him back-to-back hahaha.

Who is he?

~ENG ING ENG~

Jreng..


Lukman Sardi

Yeah, that person is Lukman Sardi! He is a talented Indonesian actor and he is my favorite one hurray :D hihihi back-to-back movies with Lukman Sardi haha.
***


Sabtu, 25 September 2010
Unite? Of Course We Can

Oh lalala really... I'm happy right now! Actually maybe today is my last change to wearing my lovely St.Vincentius basketball jersey that i've used since 2008. But, in today friendship match with St.Markus 1 at that place, our basketball team were winning the all (girl and boy) matches :D

Just FYI, in the first friendship matches with St.Markus that was held in April 2010 at St.Vincentius all the basketball teams (girl and boy) was winning the matches too! So, in today matches, i've ended my game successfully hihi. Yeah, I'm not good for playing basketball. But i trust, when all the player come together, unite, of course we can face anything :)

Ummmmm I wanna really really and really..... miss all the match in my junior high school times, but I'm gonna REALLY MISS :

Shanti, Vena, Cha-Cha, Audrey, Vita, Claudia, Ani and our
yellow-red-black jersey :(


Whoa~ love them all! Love the matches! The memories :"(

We're unite in SERVIAM, eh? Hmm :)

***


Selasa, 28 September 2010
One Day Before ...

Umm almost midnight! It means we'll should say GOODBYE 28 and HELLO 29 of September (as soon as possible cause I'm making a fast update right now! haha) :)

Today is 28th September, so?
  • One day before 9th grade retreat
  • One day before 2/3 years *HUHA* hahahahahahahahaha :))
  • One day before leave this blog again :"( huhu..


I was preparing my (school)backpack for tomorrow retreat. More than four pieces of shirts, two sweaters, one pair of groovy purple socks, for pieces of short and long pants. Just for 3 days retreat hehehe that's too much i think haha :D

I hope tomorrow my friends from 9th grade and me will have a 3 days amazing day together. Making laughs together and everything funny under HIS blessing :)



Well, it almost MIDNIGHT you know?

I will leave this TimeMachine so bye bye bye all :*
______________________________________________

enjoy reading ;)

Minggu, 12 September 2010

Saying Hello

Uhh long time i leave this time-machine. Hello! Miss to write down everything who stuck in my mind and what i like to say and share with my time-machine :(

Too much time i used for did my homeworks and did my home's tasks in this long holiday, so i will leaving this kinda funny activity to share my mind with you with blogging. Hmm maybe i'll be back later. Because on this September i gotta many things to do at school and the other places. Wow busy? Yeahh... as a ninth grade students i feel so busy right now! Tired, exactly 0.o


But life must go on, eh? I just enjoy it and yeah.. let it flow :)

Hmm.... It almost midnight, yayaya mom and dad will yelling me if i can't turn off this computer asap. So this is my fast update for today hahaha.

Whoaa~ really i can't wait tomorrow's trip. That will be my third trip to ... with ... for ... hahaha that's a secret. So enjoy your days-reading :D

Rabu, 01 September 2010

Merah itu Mimpi

Merah itu menghampiriku
Membuai aku dengan elegannya

Merah itu mengobarkanku
membuat hati dan angan menjadi tak seirama
Kacau


Merah itu memberanikan aku
Menyulutku hingga melampaui titik didih hati kecilku
Yang lagi-lagi (berwarna) merah


Merah itu membuaiku
Menhanyutkan fikir ini melewati sekat-sekat
Dalam usaha menerobas batas hingga tak dapat kuperkirakan kedashyatannya


Merah itu menggumpal
Mengantarkan oksigen dalam sistem peredaran darahku
Memberiku kehidupan hingga kini


Merah itu sakit
Perih tak tertahankan saat mataku tertuju pada sesuatu
Suatu disposisi keselarasan
Antara hati, pikiran, dan ucapan kata dari bibir manis itu


Merah itu kekelaman
Karena kau takkan tau apa itu merah sesungguhnya
Ia membuatmu tersesat!


Percayalah


...



Merah itu tidak nyata!



...



Karena merah itu adalah aku

dan

semua mimpiku


Selamat Pagi SEPTEMBER

Selamat pagi.

Ini sudah pagi?

Di mana kah mentari?

Mengapa aku tak melihat dirinya tampak?

Kicau ribut burung-burung pun nihil.

Mungkinkah mereka masih terlelap tidur?

Sayang sekali.



Selamat pagi.

Di mana kah kalian kini?

Masih menatap layar handphone?

Atau berkutat dengan lembaran-lembaran tugas yang menjerat?

(walau esok kita libur)

Hmm.. atau memejamkan mata menuju alam bawah sadar?

Sayang sekali.




Selamat pagi.

Dimana kah engkau?

Terjebak dalam kefanaan dunia maya bersama dirinya?

Meneguk secangkir teh hangat?

Memusatkan mata dan fikir pada si tipi?

Terlelap menikmati dunia fantasi?

Sayang sekali.




Selamat pagi.

Di mana aku ini?

Sekarang ini?

Sendiri?

Sayang sekali.

...


Selamat pagi SEMPTEMBER karena aku masih di sini.

Menikmati malam AGUSTUS yang terakhir seorang diri, sendiri.

Tanpa seorang 'kawan' pun menemani.


...


"Hmmm............,"

nikmatnya aroma keindahan pagi


Hari ini

Saat ini sendiri

Hanya di sini

Sembari memberitahukan mu keindahan pagi SEPTEMBER yang kurasa





Selamat tinggal manis, asam, pedas, pahit-nya AGUSTUS!

Terima kasih atas waktuku bersamamu.

Penuh kejenuhan. Namun dengan extra kebahagiaan tentunya :)




Selamat pagi, SEMPTEMBER!



Selasa, 31 Agustus 2010

Apa yang Kulihat, Kurasa, Kutangkap dan Kubawa



Aku tak yakin apakah harus kutuliskan padamu tentang ini.


Apa yang telah cahaya ajarkan padaku,


di sana.
Di keindahan hari ini
Yang ku lihat, kurasa, dan kutangkap.
Untuk terus kubawa.



Menyimpannya, mengaguminya.
Hanya itu?




ti - dak - !

...

Hatiku merasakannya.
Dengan sangat jelas, begitu jelas bagiku untuk merasa.

Persis?

"Serupa, bahkan mirip pun tak cukup," teriakku ingin.

Mencicipi kenikmatan, kepedihan, dan 'gado-gadonya' hidupku

malam ini.


...

Biru sendu

Hijau ragu dengan lekuk terputus-putus

Kuning eksotis mentari senja yang begitu memedihkan mata.


Dan sang komandan dari segala warna keindahan malam

Merah bara yang berkoar sejenak

hingga kini telah padam


Dengan rasa 'blur' yang menyejukkan disantap mata.



...


Tentang keindahan yang dipancarkannya.



...




Keanggunan yang tampak begitu jelas,
memikat hatiku untuk terus kupandang dengan peulpuk ini.




Walau hanya dengan melalui kakunya sudut 180' Di mana rambatan itu bermuara menjadi suatu kesatuan unsur ekstrensik
Di mana estetika terlukis dengan begitu menawan.


Sempurna.



Tidak kah engkau tertarik dengan mereka?

Seperti apa yang kurasa saat ini.

Membuatku kembali tersenyum :)

Senyuman penghapus titik air mata

Yang jatuh hanya karena diri-MU dan diri-NYA

"Ya! Saat ini.."



Tarian kegembiraan di kegelapan malam

...

Karena inilah realitaku dibalik warna




Yang telah usai semua karena liuk sempurna ini.
Menawan dan menghibur.
Dikalaku sepi. Sendiri. Melihat kalian bergembira bersama dengan ria nya.




Hanya kuratapi diri ini.



Sendiri.




Di sini.


kisahku malam ini
dengan tetesan air mata tanda cemburu dalam kesepian yang telah melanda


...

Minggu, 22 Agustus 2010

Colour Blind

Banyak waktu yang terbuang sia-sia hanya karena gue melamun, bengong. Mengamati hal-hal yang sebenarnya ga penting-penting amat buat diperhatiin. Mempertanyakan hal-hal yang sebenarnya ga penting juga buat dipikirkan, diimajinasikan dan kemudian dicari jawabannya dengan bekal rumus 5W+1H. Tapi yah.. apa daya. Kebosanan datang tiba-tiba dan jarang untuk diduga. Mood juga berperan cukup besar dalam usaha menggerogoti semangat, jadilah rumus kebosanan:


nothing to do + bad mood = boredom


Haha kenapa jadi bahas boredom gini ya? hmm ga tau juga. Mungkin gue lagi bosen jadi pikiran melayang-layang entah ke mana tujuannya tidak jelas. Okeh, sering banget gue tertarik ke dalam hole-of-boredom yah singkatnya HOB haha. Nah, kemarin pas lagi bosen-bosennya karena 'nothing to do' jadi yah gue buka kompi buat dengerin lagu.

Sesampainya di depan komputer langsung deh cari folder langganan gue dengan alamat:


klik kanan di start > explore > data D > music > import

udah sampe di folder import yang artinya musik-musik Barat

Okey gue menjelajah satu per satu folder yang ada..

Others!


Bisa dibilang ini udah kaya folder usang berisi lagu-lagu jadul dari random artists. Banyak yang gue ga kenal nama-namanya. Judulnya juga unik-unik. Tapi pas di klik satu per satu..


~JLEB~


Gue ngerasa familiar sama lagunya. Entah hanya sekedar "de ja vu" atau memang dulu pernah denger yang pasti banyak nemuin lagu enak yang udah jadul punya haha. Dan pilihan gue jatuh pada Colour Blind. Sebuah lagu yang dibawakan oleh Darius Campbell Danesh. Sebelumnya gue ga pernah denger ini nama tapi pas search liriknya, lagunya asik juga haha bisa bikin mood gue balik lagi :)


Sabtu, 21 Agustus 2010

Baru Sempat Kembali

Sudah lama tak jumpa..


Masih dengan owner yang sama .
Kehidupan yang tetap sama seperti biasa, teman-sekolah-hobi blablabla
Kelas sembilan .



Terjerat dengan rutinitas baru (tapi lama)
:

1. Belajar - bahan? tumpukkan buku kelas 7, 8, dan 9

2. Sekolah - di mana? masih di SMP St.Vincentius dan entah akan menuju ke mana kelak

3. Bermain - apa? apa pun yang dapat merileksasikan tubuh dan pikiran dari segala kepenatan hedonisme


Hmm.. tampilan blog baru di tahun ajaran baru. Yah, semoga bisa mengawali tahun ajaran dengan semangat baru dan mengakhiri masa SMP dengan segudang keceriaan :)

Jumat, 07 Mei 2010

Congratulations VCT#52

Hari ini pengumuman kelulusan UAN untuk tingkat SMP. Hari ini pula kudengar pengumuman itu untuk kakak-kakak kelas ku. Berdebar. Sedikit was-was. Itulah gambaran perasaanku. Sempat muncul pertanyaan dalam benakku ..


"Apa bisa semuanya lulus? Ataukah ada yang harus mengulang?"


Pagi tadi sesampainya aku di sekolah, jam masih menunjukkan pukul 06:02 dengan suasana yang mulai ramai. Ku bergegas naik ke kelas, melihat, mencari. Kulangkahkan kaki ku pergi. Mempersiapkan segala yang sudah menjadi kewajibanku.

Aku masih gudah. Khawatir. Dan terus berharap


Ya dan serentetan acara berakhir tepat pada saat jarum panjang tepat di angka 12 dan jarum pendek mengarah pada angka 8 di sudut kiri bawah jam tanganku yang terus berputar seiring jalannya waktu. Satu demi satu meninggalkan ruangan itu. Hingga semuanya sepi. Kosong. Hampa.

3600 detik ku bersiap untuk memulai acara selanjutnya. Bersama-sama mensyukuri kesuksesan Pentas Seni Cempaka yang telah dilangsungkan beberapa bulan lalu. Kebersamaan ya itulah yang muncul selama persiapan acara tadi.

Hingga ku lihat mereka berdiri tegap, melangkahkan kaki-kakinya menghampiri kami semua. Dengan senyum, tawa dan terlukis kebahagiaan di rona wajah mereka. Tangisan haru. Ya semua itu yang tertangkap oleh mataku. Sekejap aku terbawa euforia itu.


Ada apa sesungguhnya? Bagaimana hasilnya?


Seorang teman menghampiriku di tengah keramaian pagi tadi.


"Lulus 100%, Ping!" katanya padaku.


Aku senang dan masih sedikit bingung. Tapi ya syukurlah. Lulus 100%! Dan hari-hari yang telah mereka lalui di sekolah itu bisa benar-benar mengantarkan mereka lulus. Memasuki jenjang lebih tinggi. Meninggalkan keresahan. Menyambut semangat baru.


Congrats ya VCT#52 .. See you!http://www.emocutez.com





Tanpa Kusadari Inilah Realitanya

Hari Jumat di tanggal 7 pada bulan Mei tahun 2010 ini menjadi hari yang mendebarkan untuk (mungkin) hampir seluruh siswa-siswi kelas 9 (yang dulunya disebut pula siswa/siswi kelas 3 SMP). Seperti tahun-tahun sebelumnya, para siswa baik dari tingkat SD, SMP dan bahkan SMA yang menduduki kelas akhir akan mengikuti serangkaian ujian demi mencapai kelulusan dan akan segera melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

Aku siswi SMP dan masih duduk di bangku kelas 8. Dengan suasana yang berbeda dengan kelas 7 dan 9 yang (mungkin) sedikit resah, saya pun sudah merasakannya dan akan segera mengulang rasa-rasa resah itu. Sebentar lagi.

Mengapa kelas 7 resah? Ya, karena mereka masih baru. Masih mencoba beradaptasi, berusaha mencari jalannya sendiri, temannya sendiri. Di masa-masa awal SMP ini.

Lalu kelas 9? Resah karena buku-buku usang yang telah dibungkus rapi, yang pernah dibacanya berulang kali, atau mungkin dicoretnya ketika merasa bosan dengan suasana belajar di kelas harus mereka buka kembali. Berusaha untuk mengulang ingatan mereka lagi, mengingat, membaca, dan menghafal. Tidak hanya sekali, dua kali, atau pun tiga kali. Berkali-kali. Ya, hingga mereka sendiri percaya akan apa yang mereka pelajari itu. Mengapa? Apakah harus mereka lakukan itu semua?

"Ya!" teriakku dalam hati

***

Betapa tidak. Aku sudah melewati kesresahan itu. Dulu. Satu tahun yang penuh rasa was-was. Terjebak dalam kebingungan. Sesaat aku terpana. Bertegun melihat hal-hal baru itu. Lebih banyak orang yang kukenal, dan tentu saja dari lebih banyak perbedaan yang ada. Sifat, budaya, karakteristik dan hal-hal lain yang membuatku merasa beruntung hidup di dalam sebuah lingkaran keberagaman ini. Indah. Semua terlihat berbeda. Berbeda itu baik, karena kita unik!

Belum lagi dengan rentetan istilah-istilah baru yang belum pernah masuk ke dalam pikiranku. Bahkan tak jarang mendernya pun mungkin belum. Dengan bekal ilmu-ilmu terapan yang kudapat semasa SD dan dengan apa yang ada dalam pikirku ini, perlahan aku mulai terbiasa. Berjalan dengan kesungguhan. Arah yang pasti.

Terus kucari, kudekati, dan kubaca setiap orang-orang asing itu. Perlahan tapi pasti. Hingga aku mulai melihat sisi lain mereka walau hanya sedikit demi sedikit.


Satu tahun penuh fantasi. Fantasi yang kadang menjadi realita dan kadang tersimpan rapat dalam benak ini. Satu tahun penuh emosi. Menggebu di dalam hati dan membanjiri hari-hari dengan senyuman. Tak dapat kulupa hari di mana air mataku ini menetes di tanganku. Hari-hari di mana emosi dalam diri tak tertahan, meluap, membuka jati diri. Semuanya telah kujalani. Hanya dalam satu tahun yang penuh keresahan.

Di lantai atas rentetan ruang-ruang kelas sembilan. Di tengah-tengah kelas 7.1 dan 7.3 telah kurasakan keresahan itu. Tidak setiap hari. Terkadang. Atau mungkin lumayan sering? Aku tak tahu apa yang kurasakan saat itu. Sudah berlalu. Hanya seberkas sisanya diingatanku. Namun tetap akan tersimpan di hati ini betapa indahnya masa-masa resah waktu itu.

Kini. Tahun ini. Yah, di tempat yang sama. Masih di lantai dua. Dengan gedung yang berbeda. Dengan ruangan kelas yang berbeda. Dengan kumpulan orang berbeda yang kini sudah kukenal. Di tahun ke dua. Dalam sebuah kelas di depan 8.3 dan 8.2 aku berdiam. Bertekun. Dan berusaha.

Tak banyak berubah. Rutinitas yang sama. Belajar. Mecari ilmu sebanyak-banyaknya. Mengejar nilai setinggi-tingginya. Mendapatkan teman sebaik-baiknya. Dengan lebih banyak suasana baru dari tahun pertama aku berusaha meraih mimpiku. Melakukan yang terbaik semampuku. Semua lebih rumit. Beragam dan.. aku sadar akan hal itu. Terlena dengan suasana tahun kedua ini. Api semangat yang dulu kupendam mulai redup. Entah apa yang membuatku seperti ini, rasanya aku terjebak dalam euforia ini. Suasana di mana keresahan tak lagi terlalu menghantuiku. Aku lengah. Ya!

Kini saatnya tiba. Aku berada di ujung tahun ke duaku. Di tempat ini. Dengan seragamku yang masih berwarna putih dengan rok hitam kotak, biru, dan juga putih. Sepatu hitam polos. Sabuk. Dengan pin mungil tersemat di kerah kiri seragamku. Dengan semangat yang mungkin telah pudar, luntur atau kah redup? Itu semua sama! Dan itulah yang kurasakan.

Kefanaan hidup remaja. Keegoisan diri. Kelemahan mental. Kurangnya pendirian. Mungkinkah salah satu dari ke empat faktor itu telah menggerogoti semangatku untuk meraih mimpi?

Apapun itu akan terus kucari. Aku tak mau terus begini. Terjebak. Turun. Lama-kelamaan tak berdaya. Hilanglah atau bahkan lenyap sudah mimpi-mimpiku itu. Kini aku kembali resah. Ujian tahun keduaku ada di depan mata. Selangkah lagi akan kumasuki tahun ketigaku. Dengan tetap menyematkan Serviam kecil di kerah kiri seragam putih kotak ku.

Aku akan berusaha semampuku. Tidak! Bukan semampuku yang kumau. Tetapi segenap kesungguhanku. Dengan segenap usahaku. Harus kukikis keresahan itu sebelum membunuh semangatku lagi.

Karena keresahan akan segera datang menghampiriku. Di tahun ketigaku. Nanti ketika Ujian Nasional menjemputku. Ketika tumpukkan buku-buku usang menanti untuk kembali kubaca. Ketika usiaku menginjak angka 15. Ketika keresahan itu datang menghampiriku lagi.

Tahun pertama penuh keresahan. Di tahun kedua ini tidak sebesar keresahan tahun yang lalu. Namun sebentar lagi, di tahun ketiga semua keresahan itu akan kembali dan bersiap untuk kulewati.

Mengapa baru kusadari semua ini sekarang bahwa inilah suatu realita?

***